Inugami, Roh anjing yang dapat Diciptakan

Inugami adalah makhluk supernatural dalam mitologi Jepang yang termasuk dalam kategori shikigami. Cerita rakyat Jepang menggambarkan bahwa wujud Inugami berupa anjing/manusia-anjing. Inugami bisa kita “ciptakan” melalui proses yang sangat brutal. Nama Inugami sendiri berarti “Dewa Anjing”.

Apa itu Inugami?
Inugami adalah roh anjing yang dulu biasa digunakan oleh para penyihir atau peramal di Jepang. Mereka memiliki kemampuan sihir hitam kuat dan dapat diperintah sesuai kehendak tuan mereka. Master atau tuan dari Inugami biasa disebut sebagai Inugami-Mochi.

Inugami memiliki kemampuan yang dapat mendatangkan perlindungan atau bahkan bencana. Karena kekuatan yang mereka miliki sendiri, Inugami juga dapat berpaling dari Inugami-Mochi dan bertindak sesuai keinginan mereka. Bahkan mereka dapat mengontrol/merasuki manusia lain.

Cara Membuat Inugami
Cerita rakyat di Jepang menyatakan bahwa Inugami bisa kita ciptakan dengan upacara yang sangat brutal. Berikut caranya:

Diawali dengan anjing peliharan kesayangan, kita kubur dalam tanah hanya sampai batas kepala (badan terkubur di dalam sementara kepala masih bebas di atas).
Siapkan makanan/minuman (kesukaannya bila perlu) dan letakkan di sekitarnya, namun jangan sampai terjangkau.
Dalam proses mendekati kematian karena kelaparan, kita harus berbicara kepadanya dan meyakinkan bahwa penderitaan yang dialaminya tidak ada apa-apanya dibanding keinginannya sendiri.
Di beberapa legenda ada juga tata cara ekstreme yaitu saat anjing itu tersiksa kita potong kepalanya dan kita kubur dibawah tanah dekat dengan jalanan yang berisik.
Setelah beberapa waktu setelah anjing itu meninggal, kita pindahkan tubuhnya di sebuah tempat/kuil yang telah dipersiapkan secara khusus.

Fungsi Inugami
Inugami biasa digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan jahat seperti penculikan, pembunuhan atau mutilasi. Inugami juga mendatangkan perlindungan kepada para Inugami-Mochi. Bahkan jika seorang Inugami-Mochi cukup terlatih, dia bisa memerintahkan Inugaminya untuk mengendalikan seseorang (merasuki) dan bertindak sesuai keinginan kita.

Peringatan
Walaupun kita sudah berhasil menciptakan atau memerintahkan Inugami, kita juga harus berhati-hati terhadap mereka. Ingat, Inugami kita bangkitkan berdasarkan rasa dendam iri selama proses upacara pembuatan. Ada kalanya mereka bisa berbalik menyerang kita. Ketika Inugami kita meminta sesuatu, kita sebisa mungkin mengabulkan keinginannya.

Seorang Inugami-Mochi juga harus berhati-hati ketika memerintahkan Inugami nya. Jika terlalu memaksa keinginan, maka Inugami dapat berbalik menyerang tuannya. Selain itu Inugami-Mochi juga harus merawat tubuh/mayat anjing yang dijadikan Inugami. Jika terjadi kerusakan atau pembusukan, maka sang Inugami tidak bisa kembali ke tubuhnya untuk beristirahat sehingga dia akan mencari tubuh lain sebagai “wadah baru” dan biasanya yang menjadi sasaran adalah Inugami-Mochi nya.

Jika sang Inugami-Mochi kerasukan Inugami nya sendiri, dia akan membawa kesehatan dan memulihkan segala penyakit yang dialami. Bahkan kekuatan sang Inugami bisa bertambah kuat. Namun naasnya, sang Inugami-Mochi juga akan kehilangan kendali terhadap tubuhnya sendiri sehingga dia akan bertingkah layaknya anjing. Terkadang juga mengakibatkan rasa tersiksa di bagian perut, tangan atau kaki. Emosi labil yang kuat juga akan mengakibatkan Inugami-Mochi semakin kehilangan kendali terhadap tubuhnya.

Pengidentifikasian
Di Jepang biasanya rumah Inugami-Mochi akan dipisahkan dengan rumah warga biasa. Seorang Inugami-Mochi biasanya akan memiliki patung di sekitar rumahnya dan terdapat sesajen di dekat patung tersebut. Seorang Inugami-Mochi juga harus menikah dengan Inugami-Mochi lain. Karena jika menikah dengan orang biasa, maka akan mendatangkan nasib buruk atau malapetaka. Ini disebabkan karena sekali Inugami diciptakan, maka dia akan mengabdi kepada keluarga tersebut selamanya.

Konon beberapa rumah di Jepang yang sudah lama memiliki Inugami secara turun temurun, seisi rumah berisikan roh Inugami (sudah dikendalikan oleh Inugami nya). Mereka percaya bahwa Inugami dapat diturunkan (diwariskan) melalui wanita di keluarga tersebut secara turun temurun.

Inugami Dalam Seni
Di era modern seperti saat ini, Inugami menjadi objek menarik dalam penyaluran seni. Beberapa manga (komik), anime bahkan film, mengangkat tentang Inugami. Bahkan Inugami kerap dijadikan objek lukisan baik tradisional maupun modern.
READMORE
 

Tinggal Serumah Dengan Mayat

Nenek Hidup Bersama mayat Adik Selama 2 Pekan
Warga Menteng Jakarta di kagetkan dengan penemuan mayat yang sudah meninggal selama dua pekan. Bukan karena tidak diketahui, tapi Kakak dari mayat yang bernama Theresia (75) sengaja tidak memberitahukan warga karena rasa sayangnya terhadap sang adik. Warga mengetahui mayat Elizabeth setelah memncium bau busuk yang menyengat. Setelah memeriksa bagian atas rumah dengan menggunakan senter, alangkah terkejutnya warga karena menemukan jenazah Theresia yang sudah dikerubungi lalat.


Hidup Bersama mayat Istri Selama 5 Tahun
Karena rasa cinta seorang pria asal Vietnam, Le Van, 55 tahun, nekat menggali makam istrinya dan mengambil jenazahnya. Pria itu kemudian melapisi jasad tersebut dengan tanah liat dan membentuknya menjadi sosok wanita utuh. Jasad berbalut tanah liat itu kemudian diletakkan di tempat tidur agar bisa dipeluknya setiap saat selama lima tahun.

Menurut laporan media setempat, Van mulai tidur di atas makam istrinya sejak tahun 2003 lalu. Satu setengah tahun kemudian ia memutuskan untuk menggali terowongan di samping makam istrinya agar ia bisa tidur di sampingnya dari hujan dan angin, pada bulan November 2004 Van kembali ke kuburan, menggali mayat istrinya dan membawanya ke rumah hingga sekarang. Bukan hanya Van, putra semata wayang mereka, setiap hari juga tidur dan memeluk mayat ibunya tiap malam.


Hidup dengan Mayat ibu selama 1 Tahun
Pada hari minggu 13 Maret 2011 Seorang pemuda ditangkap polisi karena menyembunyikan mayat ibunya di dalam rumah yang telah meninggal 1 tahun yang lalu. Pemuda bernama Timothy Fattig setahun yang lalu menemukan ibunya meninggal di dalam rumah, karena tidak ingin merasa kehilangan, Timothy menyimpan mayat ibunya dirumah dan memberitahukan kepada keluarganya bahwa ibunya sedang dirawat dirumah sakit.


Hidup Bersama mayat Suami Selama 10 Tahun
Sekali lagi demi cinta dan rasa takut kehilangan seorang janda tua hidup bersama mayat dari mantan suaminya selama lebih dari satu dekade karena dia tidak bisa menerima kematiannya.
Jean Stevens (91) juga serumah dengan mayat saudari kembarnya yang meninggal tahun lalu.
Setelah semua anggota keluarganya telah meninggal, Stevens memberikan balsam kepada mayat mereka dan menyimpannya di rumah. Dia merawat mayat-mayat itu semampunya hingga akhirnya polisi mencium tindakannya.

Dia mengatakan bahwa dia ingin dipersatukan kembali dengan James Stevens, suaminya yang meninggal di usia 60 tahun pada tahun 1999, serta June Stevens, saudari kembarnya yang meninggal Oktober lalu. Ia menyimpan jenazah saudarinya dengan mengenakan pakaian terbaiknya, pada sebuah sofa dalam sebuah kamar dengan tempat tidur dan menyemprotkannya dengan pewangi yang mahal.
Hal yang sama dilakukan kepada jenazah suaminya yang diletakkan pada sebuah sofa di dalam garasi.

"Saya dapat melihatnya, menyentuhnya. Tapi sekarang, beberapa orang memiliki perasaan yang buruk, mereka mengatakan, mengapa mau memandang orang yang telah mati? Ya Tuhan. Saya merasakan hal yang berbeda mengenai kematian," pungkasnya


Balita Tinggal Dengan Mayat Ibu Selama 2 Hari
Kisah bayi tiga tahun ini sungguh memilukan. Tinggal di sebuah tempat di New Zealand bersama ibunya. Cuma berdua mereka di rumah itu. Entah kenapa ibunya, Lauren Silberry yang berusia 28 tahun meninggal. Dan tak ada yang tahu, kecuali si gadis cilik ini. Dua hari Shylah Silberry, begitu nama bayi ini hidup dengan jenasah ibunya. Tak ada pertolongan, sebab tak ada yang tahu. Ia bertahan dengan makanan sisa keju, lasagna, dan susu. Selain jasad ibunya itu, ia ditemai boneka beruang kesayangannya.

Sumber : anehdidunia.com
READMORE
 

Misteri Kuburan Panjang Empat Meter Yang Dijaga Harimau Sumatera

Kuburan ini katanya dijaga harimau, kuburan sepanjang empat meter itu dijaga oleh harimau Sumatera, kuburan itu ditemukan warga Desa Temiang Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, yang ditunggu 'si belang'. Makam keramat yang diyakini warga itu, bersemayam Datuk Gigi Putih, sebagai pendiri kampung setempat. Bila hajat tak baik, maka penziarah akan berputar-putar mengelingi makam tua itu. Kuburan sepanjang empat meter itu, kini dikenal warga sebagai tempat keramat. Bahkan, makam tua itu selalu dikunjungi penziarah hanya untuk mencari keberuntungan.
 

Dikelilingi batu pembatas berukuran besar dengan batu nisan yang tua, makam keramat itu juga sering didatangi harimau. Karena sudah dikenal warga kampung, berita ditemukannya makam ini pun sampai terdengar di luar desa. Malah, ada peziarah yang berkunjung di makam keramat ini dengan hajat (niat) tak baik. Akibatnya, banyak dari mereka tidak mampu keluar dari kampung tersebut. Hanya berputar-putar mengelilingi makam.

Keangkeran makam keramat tersebut ini juga diakui, Atan Semat (62) bahwa keberadaan makam keramat itu sebenarnya sudah lama diketahui warga setempat. Hanya saja, sejak kejadian beberapa waktu lalu itu, makam angker tersebut ditakuti warga karena ada peziarah berputar-putar mengelilingi makam. "Ada warga pendatang mengunjungi makam dengan hajat tidak baik. Akhirnya, mereka hanya berputar-putar di makam keramat itu," jelasnya.

Isu tersebut berebak begitu cepat. Bahkan, ketika warga menemukan kuburan ini, tertulis di batu nisan nama Datuk Gigi Putih. Anehnya, batu nisan yang sudah berumur tua itu, salah satunya tergores jelas seperti cakaran atau gigitan harimau

"Ya, ada bekas gigitan si belang di batu nisan itu. Bahkan, saking seringnya si belang menunggu makam keramat ini, batu nisan tersebut jadi cakuk (sompeng, red) karena digigit harimau," terangnya. Letaknya strategis, di ujung kampung dan di bawah pohon berukuran besar, makam ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah. Baik dari pemeliharaan, juga menjadi objek wisata sejarah nantinya.

Sumber : unikbaca.com
READMORE
 

Penemuan Ruang Kematian Berusia 6000 Tahun

Arkeolog di Inggris baru-baru ini mengungkap temuan dua ruangan besar yang dipercaya sebagai makam kuno pada era prasejarah. Arkeolog dari University of Manchester dan Herefordshire Council meneliti ruangan tua tersebut yang berusia 6.000 tahun.

Dilansir Phys, temuan sensasional ini ditemukan di Dorstone Hill, dekat Peterchurch di wilayah Herefordshire. Peneliti yang menggunakan penanggalan karbon mengungkap ruangan masa lampau tersebut pernah didirikan antara 4000 sampai 3600 sebelum masehi.

Di situs tersebut, arkeolog menemukan bekas kayu yang terbakar. Ini menunjukkan karakter struktur bangunan berada di atas permukaan tanah. Bangunan tersebut kemungkinan digunakan oleh seluruh masyarakat dan memiliki ukuran panjang 70 meter x 30 meter.

Tim arkeolog mengungkapkan, bangunan atau ruang besar tersebut sengaja dibakar setelah dibangun dan jasad manusia dimasukkan ke dalam dua ruang pemakaman.

Di dalam ruangan tersebut, ditemukan kamar mayat seukuran 7 meter x 2,5 meter dengan soket atau lubang besar. Lubang tersebut diyakini sebagai tempat sisa-sisa jasad orang yang telah meninggal.

Profesor Arkeologi dari University of Manchester, Julian Thomas mengatakan, temuan ini penting dan besar. Sebab, ini menunjukkan pemahaman tim peneliti tentang kehidupan prasejarah.

"Ini membuat hubungan antara rumah dan makam lebih kuat daripada pemeriksaan lainnya yang pernah dilakukan. Ruang Neolitik awal ini sudah sangat jarang, tapi untuk menemukan mereka dalam barrow (timbunan tanah) panjang adalah penemuan besar sepanjang hidup," kata Thomas.

Sumber : Okezone.com
READMORE
 

Misteri Lagu "Nina Bobo"

"Nina bobo, oh.. nina bobo..
Kalau tidak bobo di gigit nyamuk..."

Pasti pembaca tahu dong dengan sepenggal lirik lagu di atas? Ya.. Itu adalah lagu yang berjudul Nina Bobo dan lagu tersebut biasa nya di nyanyikan disaat kita mau tidur ketika kita masih kecil (anak-anak).

Lagu tersebut sudah ada sejak nenek moyang kita. Tapi tahu kah anda di balik lagu yang cukup sederhana itu ada kisah tragis di balik ceritanya? Kelihatan memang gak ada yang ganjil dari lagu tersebut, tapi pernahkah anda coba bertanya pada seseorang tentang siapakah gadis bernama Nina dari lagu tersebut?

Beberapa dekade setelah kedatangan Cornelis de Houtmen di Banten, warga negara Belanda dari berbagai kalangan sudah memenuhi pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya di Indonesia.

 
Alkisah seorang gadis belia asal Belanda bernama Nina Van Mijk, gadis yang berasal dari keluarga komposer musik klasik sederhana yang menetap di Nusantara untuk memulai hidup baru karena terlalu banyak saingan musisi di Belanda.

Hidup Nina berjalan normal seperti orang-orang Belanda di Nusantara pada umumnya, berjalan-jalan, bersosialisasi dengan penduduk pribumi, dan mengenal budaya Nusantara. Kedengaran indah memang, tapi semenjak kejadian aneh itu keadaan menjadi berbanding terbalik.

Kejadian aneh itu terjadi pada suatu malam badai, petir gak henti-hentinya saling bersahutan. Dari dalam kamarnya Nina menjerit keras sekali, di ikuti suara vas bunga yang terjatuh dan pecah.

Ayah, Ibu serta pembantu keluarga Nina menghambur ke kamar Nina. Pintu terkunci dari dalam, akhirnya pintu itu didobrak oleh ayah Nina. Dan satu pemandangan mengerikan disaksikan oleh keluarga itu, terlihat diranjang tidur Nina melipat tubuhnya kebelakang persis dalam posisi kayang merayap mundur sambil menjerit-jerit dan sesekali mengumpat-ngumpat dengan bahasa Belanda.

Rambutnya yang lurus pirang menjadi kusut gak keruan, kelopak matanya menghitam pekat. Itu bukan Nina, itu adalah jiwa orang lain didalam tubuh Nina. Nina Kerasukan!

Sudah seminggu berlalu semenjak malam itu, Nina dipasung didalam kamarnya. Tangannya diikat dengan seutas tambang. Keadaan Nina makin memburuk, tubuhnya semakin kurus dan pucat, rambut pirang lurusnya sudah kusut gak karuan. Ibu Nina hanya bisa menangis setiap malam ketika mendengar Nina menjerit-jerit.

Ayah Nina gak tahu harus berbuat apa lagi, karena kejadian aneh seperti ini gak pernah diduganya. Karena putus asa dan gak tahan melihat keadaan anaknya, ayah Nina pulang ke Belanda sendirian meninggalkan anak dan istrinya di Nusantara. Pembantu rumahnya pun pergi meninggalkan rumah itu karena takut.

Tinggallah Nina yang dipasung dan Ibunya disatu rumah yang gak terurus. Kembali lagi pada satu malam badai namun aneh saat itu terdengar Nina gak lagi menjerit-jerit seperti biasanya.

Kamarnya begitu hening, perasaan ibu Nina bercampur aduk antara bahagia dengan takut. Bahagia bila ternyata anaknya sudah sembuh, tetapi takut bila ternyata anaknya sudah meninggal.

Ibu Nina mengintip dari sela-sela pintu kamar Nina, dan ternyata Nina sedang duduk tenang diatas ranjangnya. Gak berkata apa-apa tapi sejurus kemudian dia menangis sesengukan. Ibu Nina langsung masuk kedalam kamarnya dan memeluk Nina erat-erat.

Sambil menangis nina berkata:
“Ibu, aku takut..”
Lalu Ibunya menjawab sambil menangis pula.
“Gak apa nak, Ibu ada disini. Kamu gak perlu menangis lagi, ayo kita makan. Ibu tahu kamu pasti lapar..”
“Aku gak lapar, tetapi bolehkah aku meminta sesuatu?”
“Apapun nak..! apapun..!!”
“Aku ngantuk, rasanya aku akan tertidur sangat pulas. Mau kah ibu nyanyikan sebuah lagu pengantar tidur untukku?”
Ibu Nina terdiam, agak sedikit gak percaya dari apa yang didengar oleh anaknya. Tapi kemudian ibu Nina berkata sambil mencoba tersenyum.
“Baiklah, ibu akan menyanyikan sebait lagu untukmu..”
Saya yakin anda sudah tahu lagu apa yang dinyanyikan oleh Ibu Nina. Setelah sebait lagu itu Nina terlelap damai dengan kepala dipangkuan ibunya, wajah anggunnya telah kembali. Ibu Nina menghela nafas lega, anaknya telah tertidur pulas. Tapi..

Nina gak bergerak sedikit pun, nafasnya gak terdengar, denyut nadinya menghilang, aliran darahnya berhenti. Nina telah tertidur benar-benar lelap untuk selamanya dengan sebuah lagu ciptaan ibunya sebagai pengantar kepergian dirinya setelah berjuang melawan penderitaan.

Percayakah anda...??? Entahlah...

Sumber : unik.ws
READMORE
 

Mumi Wanita 500 Tahun


Ditemukan Mayat Wanita Berusia 500 tahun dengan Pakaian dan Tas. Mereka dikuburkan secara tradisional dengan barang paling berharga yang dimilik mereka untuk membawa mereka ke alam baka. Dan untuk mumi perempuan ini, barang kesayangannya ialah tas tangannya. Mayat wanita Korea, yang diperkirakan berusia 500 tahun, ditemukan dengan pakaian terbaik serta tas dan ornamen.

Para peneliti di the Seogyeong Cultural Properties Research Institute di Seoul yakin wanita itu adalah istri pemerintah resmi tingkat tinggi selama Dinasti Joseon dan meninggal selama abad ke-16. Analisis awal dari peti kayu di mana dia dimakamkan telah menunjukkan karakter yang menunjukkan dia adalah seorang wanita penting.

Peti mati itu ditemukan di kompleks industri di Osan, Gyeonggi Propinsi di Korea Selatan. Ini berasal dari Dinasti Joseon, yang memerintah antara 1392 sampai 1910. Pakaian yang dikenakan mumi akan membantu peneliti dalam studi tentang bagaimana perempuan hidup pada zaman tersebut.

Meskipun mumi biasanya terkait dengan Mesir kuno, mumifikasi adalah umum di Korea. Tidak seperti proses mumi Mesir, di Korea mayat tidak sengaja dijadikan mumi. Itu adalah fenomena yang terjadi secara alami dari cara mereka dikuburkan. Selama dinasti ini, masyarakat kelas atas dikuburkan dengan cara mencegah peluruhan tubuh.

Mereka menempatkan yang mati dalam hoegyeok, jenis makam, dan mayat dikuburkan di sisi peti mati ganda dan ditutup dengan lapisan campuran kapur yang benar-benar mengisolasi tubuh dari air dan udara.

Sumber : Metrogaya.com
READMORE
 

Peti Mati Kuno di Hutan Kamboja


Lebih dari seratus artefak guci bersejarah dan selusin peti mati kuno ditemukan di hutan Kamboja. Peti mati tersebut berisi tulang manusia yang diyakini berusia ratusan tahun.

Penemuan benda bersejarah ini juga menantang arkeolog untuk mengungkap misteri orang-orang yang hidup di era Angkor. Angkor merupakan wilayah di Kamboja yang pernah dikuasai oleh Kekaisaran Khmer sekira abad ke-9 sampai 15.

Tim arkeolog juga menemukan tulang yang ditempatkan di dalam wadah pada tebing dengan ketinggian sekira 100 meter (320 kaki). Wadah tersebut kabarnya digantung di Pegunungan Cardamom.

Selama tujuh tahun, Nancy Beavan, seorang arkelog yang mengkhususkan diri dalam penanggalan karbon telah mencari jawaban. Ia telah meneliti melalui petunjuk yang ditinggalkan oleh orang-orang misterius di 10 tempat, di barat daya Kamboja.

Pengujian menunjukkan beberapa fragmen tulang yang dipercaya berusia enam abad. "Mengapa menempatkan tulang-tulang dalam wadah? Ini adalah praktek yang tidak diamati di bagian lain dari Kamboja," ungkap Nancy.

Sepuluh guci bersejarah diyakini pernah ada sejak abad ke-15 hingga ke-17. Selain itu, selusin peti mati, yang paling mudah pernah digunakan sejak abad ke-14 ditemukan di situs Phnom Pel.

Beberapa artefak ini dipercaya berasal dari kerajaan Siam, Thailand. Peneliti juga yakin bahwa peninggalan bersejarah ini mengungkap kehidupan masyarakat atau masa kejayaan Kerajaan Angor, yang pernah berdiri enam abad lalu.
READMORE
 

Kalender Penanggalan Tertua Ditemukan..??


Arkeolog mengklaim bahwa mereka telah menemukan kalender tertua di dunia. Ditemukan di sebuah lapangan Aberdeenshire di Skotlandia, kalender bulan ini diyakini berusia sekira 10 ribu tahun lalu.

Dilansir BBC, Senin (15/7/2013), penggalian yang dilakukan arkeolog di Crathes Castle menemukan serangkaian 12 lubang yang muncul meniru fase bulan serta melacak lunar (bulan). Penelitian ini dilakukan oleh tim arkeolog dari University of Birmingham.

Mereka meyakini monumen kuno ini diciptakan oleh para manusia zaman dahulu yang masih berburu dan mengumpulkan makanan. Kalender paling tua ini diyakini telah ada 100 abad lalu.

Serangkaian lubang yang meniru fase bulan ini kabarnya pernah digali pada 2004. Para ahli yang menganalisis situs mengungkap bahwa lubang tersebut kemungkinan berisi tiang kayu.

Kalender masa lampau ini dipercaya memiliki usia ribuan tahun lalu lebih 'jadul' ketimbang temuan monumen penanda waktu yang diciptakan di Mesopotamia. Laporan arkeolog diterbitkan dalam jurnal Internet Archaeology.

Kabarnya, lubang ini juga menunjukkan waktu bagi para pemburu masa lampau untuk mengetahui perjalanan waktu dan perubahan musim. Vince Gaffney, profesor Landscape Archaeology di Birmingham menjelaskan kalender tertua tersebut.

"Bukti menunjukkan bahwa masyarakat pemburu-pengumpul di Skotlandia keduanya memerlukan (kalender tersebut) dan kecanggihan untuk melacak waktu sepanjang tahun," kata Gaffney. Menurutnya, kalender tersebut juga digunakan untuk mengoreksi adanya pergeseran musim yang bisa terjadi hampir setiap 5.000 tahun sebelum munculnya kalender formal pertama.

Richard Bates dari University of St Andrews mengatakan penemuan itu memberi bukti baru yang menarik mengenai awal Mesolitikum di Skotlandia. "Ini adalah contoh awal dari struktur dan tidak ada situs sebanding terkenal di Inggris atau Eropa selama beberapa ribu tahun setelah monumen di Warren Field itu dibangun," jelas Richard.

Sumber : Okezone.com
READMORE
 

Makam Vampire Ditemukan di Polandia...???


Tim arkeolog mengklaim telah menemukan makam 'si penghisap darah' atau yang biasa dinamakan vampire di Polandia. Vampire seperti diketahui merupakan makhluk 'undead' yang sering muncul dalam kisah fiksi maupun film.



Dilansir Softpedia, Senin (15/7/2013), makam ini pertama kali ditemukan dekat kota di Gliwice oleh seorang pekerja pembangunan proyek jalan raya. Meskipun arkeolog mengklaim menemukan makam vampire, namun sesungguhnya yang ditemukan oleh mereka ialah mayat tanpa kepala.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, kepala orang-orang yang dikubur dalam lokasi ini dipisahkan dari sisa tubuhnya. Arkeolog percaya bahwa hal tersebut dianggap sebagai sesuatu yang 'aman', sehingga mayat tersebut tidak bangkit sebagai vampire.

Live Science menjelaskan, pemengggalan kepala ini hanya sebuah cara untuk memastikan bahwa individu yang meninggal akan tetap berada di kuburan mereka selamanya. Menurut kepercayaan, individu yang telah meninggal ini tidak akan dapat muncul kembali dan menyiksa orang-orang biasa.

Sejarawan mengatakan, beberapa tahun lalu orang yang tinggal di wilayah Slavic percaya bahwa individu yang meninggal bisa menjadi vampire. Tidak ada penjelasan yang rasional dan para peneliti juga belum mengetahui situasi apa yang menyebabkan pemenggalan kepala mayat di Polandia ini.

Kabarnya, arkeolog kesulitan mengetahui usia makam dan mayat 'vampire' tersebut. Sebab, tubuh mayat tidak dikuburkan dengan perhiasan atau temuan artefak lainnya. Sehingga, arkeolog tidak dapat menentukan waktu kematian dan kapan penguburan mereka.

Softpedia lebih lanjut melaporkan, kasus orang dituduh sebagai vampir dan diperlakukan seperti itu adalah yang paling umum selama dekade pertama era Kristen. Ini karena, ketika agama Kristen pertama kali muncul, kepercayaan pagan (penyembahan terhadap berhala) masih banyak tersebar.

Sumber : Okezone.com
READMORE
 

Terungkapnya Misteri Samudera Pasifik 14.000 Tahun



Ilmuwan berusaha mengungkap misteri samudera pasifik utara berusia 14 ribu tahun. Konon, samudera tersebut menyimpan teka-teki setelah beberapa ratus tahun ketika berbagai biota laut mulai berkembang pasca berakhirnya Zaman Es.

Dilansir Sciencedaily, Senin (15/7/2013), pada akhir Zaman Es, ketika dunia mulai memanas, di bagian samudera pasifik utara mulai diisi oleh organisme. Organisme tersebut seperti fitoplankton, amuba seperti foraminifera dan makhluk kecil lainnya, yang berkembang dalam jumlah besar.

Berdasarkan catatan peneliti, perkembangan organisme yang pesat tersebut berakhir secara misterius hanya beberapa ratus tahun kemudian. Para peneliti memiliki hipotesis bahwa besi memicu lonjakan kehidupan laut.

Akan tetapi, sebuah studi baru yang dipimpin oleh ilmuwan Woods Hole Oceanographic Institution (WHOI) dan rekan-rekannya di University of Bristol (Inggris), University of Bergen (Norwegia), Williams College serta Lamont Doherty Earth Observatory of Columbia University, menunjukkan besi tidak memainkan peran penting dalam pesatnya pertumbuhan organisme laut.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience, mengungkap bahwa mekanisme yang berbeda (badai sempurna sementara dari nutrisi dan cahaya), memacu kehidupan di pasca Zaman Es Pasifik.

Temuannya menyelesaikan konflik ide tentang hubungan antara besi dan produktivitas biologis selama periode di Pasifik Utara ini. "Banyak orang telah menempatkan banyak kepercayaan terkait besi dan pada kenyataannya, sebagai ahli kimia laut modern, saya telah membangun karir saya tentang pentingnya zat besi," jelas Phoebe Lam dari WHOI Associate Scientist.

Karena zat besi diketahui menyebabkan 'mekarnya' aktivitas biologis di Samudera Pasifik Utara saat ini, peneliti telah berasumsi bahwa zat besi memainkan peran penting pada di masa lalu. Ilmuwan meyakini bahwa gletser Zaman Es mulai mencair dan permukaan laut naik, sehingga merendam lempeng benua dan memunculkan kehidupan melalui kandungan zat besi.

"Studi ini menunjukkan beberapa kontrol pada mekarnya fitoplankton laut, bukan hanya besi," kata Ben Buesseler, ahli kimia kelautan WHOI. Ken merupakan peneliti yang memimpin sebuah lokakarya pada 2007 tentang fertilisasi zat besi modern.

Sumber : Okezone.com
READMORE