Shambhala,,, Kerajaan Misterius di Himalaya

Ada sebuah kepercayaan yang meyakini bahwa di antara puncak-puncak bersalju Himalaya dan lembah-lembah yang terpencil ada sebuah tempat yang tidak tersentuh, sebuah kerajaan dimana kebijakan universal berada di sana.

Di dalam teks-teks kuno, seperti Kalachakra dan Zhang Zhung disebutkan, kerajaan tersebut bernama Shambahala yang berasal dari bahasa Sansakerta dan memiliki arti Tempat Kedamaian atau Tempat Keheningan. Kerajaan tersebut memiliki ibu kota bernama Kalapa dengan raja dari dinasti Kulika.

Banyak orang berusaha mencari kebenaran akan adanya kerajaan itu, namun tak kunjung menemukannya. Maka ada yang kemudian mempercayainya, dan ada pula yang menganggap hanyalah simbol penghubung antara yang nyata dan yang gaib.

Tetapi, dalam teks kuno Zhang Zhung, kerajaan tersebut memiliki kesamaan dengan Lembah Sultej di Himachal Pradesh. Sedangkan Bangsa Mongolia menyamakan dengan lembah-lembah tertentu di Siberia Selatan.

Di sekitar tahun 1833, menyebutkan bahwa Shambhala terletak diantara 45’ dan 50’ lintang utara. Nicholas Roerich (1874-1947), penganut teosofi melakukan penjelajahan pada tahun 1923-1928 dengan melintasi 35 puncak gunung untuk menemukan kerajaan tersebut. Nazi pun, pada tahun 1930, 1934 dan 1938 pernah mengirim tim ekspedisi pencari Shambhala.

Muncul keyakinan bahwa raja Shambhala yang ke-25, Rudra Cakrin akan memimpin pasukan untuk melawan sebuah pasukan yang jahat dan raja itu akan menjadi pemenang. Alex Berzin, seorang cendekiawan meramalkan bahwa peristiwa itu akan terjadi pada tahun 2424 Masehi.

Ada juga kepercayaan bahwa Shambhala merupakan tempat makhluk luar angkasa yang menurut orang tersebut memiliki perlindungan spritual sehingga sulit ditemukan. Menurut mereka, ada banyak pintu menuju kerajaan Shambhala yang berada diseluruh dunia:

1. Taman Nasional Gua Mammoth di Kentucky, AS
2. Gunung Shasta di California, AS yang juga diyakini terdapat kota Agharta dibawah gunung itu
3. Kota Manaus, Brazil
4. Mato Grosso, Brazil
5. Air Terjun Iguacu, perbatasan Brazil dan Argentina
6. Gunung Epomeo, Italia
7. Pegunungan Himalaya, Tibet
8. Pyramid of Giza, Mesir
9. King Solomon’s Mines
10. North and South Poles

Namun yang jelas, Kerajaan itu belum ditemukan hingga saat ini meski ada yang meyakini bahwa para biksu yang mencari tempat itu sudah menemukan dan tinggal disana.

Sumber : Serunique.com
READMORE
 

Hebat... Dia Melukis Dengan Mata

Kreatifitas memang tidak ada batasnya. Itulah yang dilakukan oleh seorang seniman asal Argentina bernama Leandro Granato (27 tahun).

Kreatifitasnya bisa dibilang sangat gila, orisinal dan unik. Bagaimana tidak, ia menciptakan karya seni lukis yang sangat unik dan menakjubkan. Dia melukis dengan cara menyemprotkan cat warna yang keluar dari matanya.
 
Dia menghabiskan 800ml cat air yang dibisa keluar dari matanya dan menyemprotkannya ke kanvas. Lukisan uniknya ini dapat dimiliki dengan harga 1.500 poundsterling atau Rp278 juta (kurs Rp 18.578 per poundsterling).

Sumber : memobee.com
READMORE
 

Hooded,,, Si Hantu Misterius

Hooded si hantu misterius biasanya digambarkan memiliki tinggi 3 meter, mengenakan jubah gelap dengan kerudung, sangat mirip dengan gaya Jawas di Trilogy Star Wars. Biasanya wajahnya di balik kerudung tidak terlihat, tetapi kadang-kadang terlihat dengan mata merah. Jarang fitur wajah Hooded dijelaskan. Kadang-kadang mereka digambarkan lebih tinggi dari yang sering dibicarakan.

Hooded tampaknya sering muncul pada anak-anak dan remaja yang akan beranjak dewasa. Mereka paling sering terlihat pada malam hari dan biasanya muncul menemui saksi saat mereka di tempat tidur (kadang-kadang muncul dalam mimpi) atau ketika terbangun untuk pergi ke toilet atau kegiatan waktu malam lainnya.
Saat terbangun di tempat tidur atau saat bermimpi saksi menggambarkan sosok berkerudung yang terus menatap mereka yang membangkitkan ketakutan luar biasa dan membuat saksi tidak bisa bergerak.

Kadang-kadang getaran atau suara dengungan rendah terasa dan terdengar saat Hooded muncul. Biasanya Hooded dilihat saksi dari tempat tidur dan mengajak mereka ke luar. Sebagian besar terjadi pada mereka yang tinggal dekat dengan hutan. Hooded bisa muncul sendiri atau dalam kelompok. Ketika berkelompok Hooded cenderung mengikuti satu sama lain dalam pola yang teratur.

Reaksi para saksi bervariasi dari ketakutan hingga muncul rasa ingin tahu untuk mengetahui makhluk ini secara lebih dekat. Saksi lain percaya bahwa makhluk mencoba untuk berkomunikasi dengan mereka melalui telepati dan perasaan emosional. Beberapa saksi menggambarkan pengalaman itu sebagai mimpi tetapi terasa sangat nyata.

Makhluk berkerudung ini telah dilihat juga oleh orang-orang ketika mereka mengemudi dan keluar pada malam hari dan berjalan melintasi jalan yang sepi di tengah daerah pertanian dan di ladang yang dekat dengan daerah hutan. Hooded begitu popular di dunia Barat sehingga tidak mengejutkan jika makhluk ini diangkat juga dalam film Harry Potter yang mencerminkan makhluk paling mengerikan.
READMORE
 

Wow... Hyperion, Pohon Tertinggi Didunia

Pohon tertinggi di dunia adalah coast redwood (Sequoia sempervirens), dijuluki Hyperion, nama seseorang dalam mitologi Yunani. Pohon ini tingginya kurang lebih 115,72 m (379,7 kaki)! Pohon besar ini ditemukan baru pada bulan Agustus 2006 di bagian terpencil di Redwood National Park, California oleh naturalis Chris Atkins dan Michael Taylor. Pengukuran pertama mereka dilakukan dengan peralatan laser secara profesional berdasarkan ilmu ukur sudut.

Coast Redwood, merupakan salah satu dari tiga jenis pohon Sequoia, bersama-sama dengan giant sequoia (Sequoiadendron giganteum) dan dawn redwood (Metasequoia glyptostroboides). Coast redwood tumbuh di daerah, pantai sepanjang Samudra Pasifik di barat dan barat laut Amerika Serikat (kebanyakan California). Ini adalah pohon tertinggi di dunia.

Pada bulan September 2006 pohon itu diukur kembali oleh Steve Sillett. Kali ini dilakukan dengan cara yang paling akurat: ia naik ke atas pohon untuk menjatuhkan/menjulurkan pita panjang dari puncak langsung ke tanah. Pengukuran ini difilmkan untuk National Geographic. Pada bulan Juni dan Juli 2006 beberapa pohon tinggi lainnya ditemukan: "Helios" (nama dewa matahari Yunani), (114,09 m), "Icarus" (113.14 m), dan "Daedalus "(110.76 m).

Penemuan-penemuan pohon tinggi tahun 2006 ini memang luar biasa: pohon-pohon tampak tumbuh di lereng dan bukan di tengah-tengah lembah di mana air paling banyak, dan di mana semua pesaing sebelumnya untuk "pohon hidup tertinggi di dunia", tumbuh. Ini berarti bahwa bukan tidak mungkin bahwa ada pohon yang lebih tinggi, karena lokasi mereka, jarang dikunjungi orang.

Pada tahun 2007 Chris Atkins dan Michael Taylor sudah memindai sebagian besar lokasi-lokasi baru yang tak terduga. Mereka pikir sudah kecil kemungkinan ada pohon yang lebih tinggi dari Hyperion akan ditemukan, tapi kita tidak pernah benar-benar tahu.

Hyperion ini adalah pohon yang cukup beruntung: hanya beberapa ratus meter dari pohon ini adalah daerah terakhir dari lokasi penebangan hutan di tahun tujuh puluhan. Sekitar dua minggu sebelum Hyperion juga akan diserang oleh gergaji rantai, lembah ini dimasukkan ke daerah yang dilindungi, Redwood National Park selama pemerintahan Carter. Perusahaan penebangan yang tahu daerah ini akan dilindungi, bekerja 24 jam sehari tiap minggu di lembah-lembah yang luas dan terus melakukan penebangan hutan redwood yang telah ada di sana jauh sebelum manusia memasuki lembah-lembah tersebut. Pada tahun tujuh puluhan, hanya 15% dari hutan redwood yang tersisa, saat ini hanya 4% yang masih ada dan bahkan hari ini, saat Anda membaca ini, hutan tua di California sedang ditebangin.
 
Untuk menunjukkan gambaran seberapa tinggi 115,72 m (379,7 kaki) itu kepada anda, bayangkanlah: tinggi Big Ben di London adalah 96,3 m (316 kaki), bahwa dari patung Liberty adalah 46,5 + 46,9 m (151 + 154 kaki), sehingga kedua konstruksi tinggi sebagian besar lebih rendah dari pohon-pohon ini. Menurut standar redwood, Hyperion masih cukup muda dan masih terus berkembang dan tumbuh. Sillett berpikir pohon ini mungkin "baru" 600 tahun usianya, yaitu sekitar 20 tahun jika dia manusia.

Sampai Juli 2006 Sequoia sempervirens tertinggi yang dikenal adalah "Stratosphere Giant". Tingginya adalah 112,83 m (10 kaki lebih rendah dari Hyperion, diukur pada tahun 2004, Steve Sillett) dan ditemukan pada bulan Agustus tahun 2000 (oleh Chris Atkins) di Humboldt Redwoods State Park, California, di mana banyak pohon raksasa tumbuh. Sangatlah sulit untuk melihat kemegahan dan tinggi pohon tersebut dari foto. Foto di bawah ini memberikan sedikit rasa skala.: Bandingkan pemanjat berbaju biru dengan pohonnya

Sama seperti halnya dengan raksasa lainnya, "Giant Federation" (112 m), lokasi tepat nya dirahasiakan oleh penjaga taman untuk menghindari serbuan wisatawan berkunjung ke pohon ini. Ini bisa mengganggu keseimbangan ekosistem yang rapuh dari hutan dan dapat membahayakan pohon secara langsung: di masa lalu sudah ada pohon-pohon tinggi yang merana karena menjadi terlalu populer

Perhatikan bahwa meskipun pohon hidup tertinggi di dunia adalah redwood coast, pohon hidup terbesar di planet ini adalah spesimen dari spesies terkait, yaitu giant sequoia. Giant Sequoia terbesar bernama "General Sherman".

Sumber : Vivanews
READMORE
 

UFO "Berlian" Tertangkap Kamera TV...???

Salah satu kamera menara di salah satu stasiun tv swasta Amerika, KKLN, mengklaim telah menangkap penampakan UFO (unidentified flying object) yang terbang melintas di langit kota Nebraska, Lincoln. Objek aneh tersebut berbentuk seperti berlian dan berkelap-kelip seraya melayang-layang.

KKLN mengatakan kejadian tersebut berlangsung pada 4 September lalu sekira jam enam pagi waktu setempat. Benda misterius berkelap-kelip yang terekam oleh kamera menara langsung disiarkan ulang beberapa jam kemudian dan dipandu oleh meteorolog Sean McMullen.

Sean sendiri, selaku ahli meteorologi mengatakan tak mengenali dan tak mengerti benda misterius tersebut. "Saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Saya telah mengatakannya beberapa kali saya mendeskripsikan objek misterius tersebut dalam tayangan berita, tapi saya sendiri pun tak mengenali benda tersebut," kata Sean seperti dikutip dari Softpedia, Senin (16/9/2013).

Benda misterius yang diklaim sebagai pesawat makhluk luar angkasa ini memiliki bentuk segi lima seperti berlian, bergaris-garis hijau, berkelap-kelip dan terlihat melayang-layang. Saksi yang melihat objek tak dikenali itu mengonfirmasi melihatnya melayang-layang di udara selama 45 menit.

Sumber : Okezone
READMORE
 

Asal Kehidupan di Bumi Dari Planet Mars...???

Studi terbaru yang diungkap di Goldschmidt Conference di Florence, Italia, menjelaskan bahwa kehidupan di Bumi berasal dari Mars. Profesor Steven Benner pada konferensi yang digelar tahunan itu mengungkap bukti-bukti yang menguatkan studinya.

Dilansir Softpedia, Steven menjelaskan bahwa kehidupan dibawa dari Mars ke Bumi melalui mendaratnya meteorit. Ilmuwan mengungkap, makhluk hidup termasuk manusia di Bumi berasal dari planet merah.

Lebih lanjut ia mengatakan, miliaran tahun lalu, Bumi memiliki kandungan oksigen yang sangat sedikit. Oleh karena itu, menjadi hampir mustahil untuk elemen kimia bernama 'molybdenum' untuk beralih ke bentuk mineral teroksidasi serta memunculkan kehidupan seperti yang saat ini ada di Bumi.

"Hanya ketika molybdenum menjadi sangat teroksidasi, maka ia mampu mempengaruhi bagaimana kehidupan awal terbentuk," tutur Steven. Ia mengatakan, bentuk molybdenum tidak mungkin tersedia di Bumi pada kehidupan yang pertama kali di mulai.

Hal ini dikarenakan tiga miliar tahun lalu permukaan Bumi memiliki kandungan oksigen yang sangat sedikit. Akan tetapi, Mars dipercaya memiliki bentuk molybdenum yang kemudian bisa memunculkan kehidupan awal.

Lebih lanjut peneliti mengatakan, ada bukti lain yang membuat kehidupan lebih mungkin datang ke Bumi oleh meteorit Mars dan bukan di mulai dari planet Bumi itu sendiri. "Bukti ini tampaknya membangun bahwa kita sebenarnya semua Mars, hidup yang dimulai di Mars dan datang ke bumi," pungkasnya.

Sumber : Okezone
READMORE
 

Gadis Cantik Yang Dikutuk Jadi Anjing Kepala Enam

Scylla menurut legenda Yunani, adalah seekor makhluk yang memiliki 6 kepala dan 12 kaki. Scylla awalnya adalah seorang perempuan cantik yang dicintai oleh dewa laut Glaukos namun Scylla menolak Glaukos. Glaukos lalu meminta pada penyihir Circe untuk membuat Scylla jatuh cinta padanya, padahal Circe mencintai Glaukos dan cemburu pada Scylla. Alih-alih melaksanakan permintaan Glaukos, Circe malah berbuat jahat pada Scylla. Ketika Scylla sedang mandi, Circe menuangkan suatu ramuan pada tubuh Scylla. Akibat ramuan itu, dari tubuh Scylla bermunculan enam kepala anjing yang buas, dan kaki Scylla berubah menjadi ekor ikan. Scylla berusaha lari namun dia akhirnya menyadari bahwa semua itu merupakan bagian dari tubuhnya. Lama-kelamaan Scylla benar-benar berubah menjadi monster

Scylla tinggal di suatu tempat di dekat Charybdis dan di antara mereka hanya ada suatu celah sempit sehingga jika ada pelaut yang melalui tempat tersebut, pelaut tersebut harus memilih, yaitu dihancurkan oleh Charybdis atau dimakan oleh Scylla.

Suatu ketika, Odysseus harus melewati tempat di antara Scylla dan Charybdis. Odysseus lalu memilih rute Scylla karena menurutnya lebih baik kehilangan beberapa awak kapalnya daripada kapalnya hancur. Odysseus akhirnya berhasil lolos dengan kehilangan enam anak buahnya yang dimakan Scylla

Sumber : Viva
READMORE
 

Hantu Janda Tewaskan Pria di Thailand...???

Penduduk Desa Tambon Tha Sawang, di Surin, Thailand dikabarkan ramai-ramai menggantungkan baju merah di muka rumah mereka. Tapi, ini sama sekali tak ada kaitannya dengan kelompok politik "kaos merah" di Negeri Gajah Putih. Mereka melakukannya untuk mengusir hantu.

Warga desa di teror oleh hantu janda, apalagi beredar rumor hantu janda telah mengambil nyawa 10 pria yang sehat dan mati secara mengenaskan.

Diberitakan dari Bangkok Post, penduduk desa mengungkapkan, 10 pria sehat yang tewas secara misterius, beberapa di antaranya meninggal saat sedang tidur, yang lainnya tiba-tiba jatuh dan kehilangan nyawa saat berjalan.

Para dokter menklaim, semua korban tewas akibat masalah pernafasan dan gagal jantung dikarenakan dari sebuah tekanan tubuh hingga membuat tewas seketika.

Namun, warga desa yang ketakutan lantas memanggil perantara arwah. Kepada penduduk desa dukun itu berkata, hantu janda atau pee mae mai dalam Bahasa Thailand atau disebut oleh penduduk lokal thai lai (sindrom kematian mendadak) sebagai biang keladi.

Perantara itu pun mengusulkan agar penduduk desa menggantungkan baju merah di luar rumah mereka. Untuk mengusir roh jahat. Ia juga mengingatkan, keluarga yang punya anak tunggal berjenis kelamin pria punya kesempatan lebih besar didatangi hantu itu. Harus lebih siap-siap.

Rumor hantu janda pun menyebar ke wilayah lain, seperti Chom Phra dan Tha Tum. "Alasan menggantungkan kaos merah tak menunjukkan pandangan politik, tapi karena aku mengkhawatirkan keselamatan keponakan saya. Jujur aku tak terlalu percaya dengan cerita itu, tapi apa salahnya jaga-jaga," kata seorang warga desa, yang berusia 61 tahun.

Kelompok kaos merah, atau secara resmi disebut nited Front for Democracy Against Dictatorship (UDD) adalah kelompok penentang kelompok kaos kuning atau People's Alliance for Democracy (PAD). Kaos merah dikenal sebagai pihak yang mendukung kudeta militer 19 September 2006. Juga gerakan dibalik protes anti-pemerintah selama berminggu-minggu di tahun 2010.

Sementara, penduduk desa yang lain mengatakan, "Pria-pria yang tewas tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit, mereka sehat dan bugar. Saat mendengar rumor tersebut, aku menghormati kepercayaan orang-orang dan ikut memajang kaos merah di depan pintu rumahku," kata pria 42 tahun itu.

Apakah benar hantu janda itu nyata? Sampai sekarang ini misteri ini masih belum terungkap?

Sumber : Belosingkat
READMORE
 

Kamp Penyihir Wanita di Ghana

Hari itu, matahari bersinar terik di atas ubun-ubun, sebuah motor berkarat melaju, melintasi padang savana kering, meninggalkan kepulan debu kemerahan. Tiba di gerumbul pondok beratap jerami, pengemudinya yang masih muda menurunkan seorang perempuan renta. Menuju kehidupan barunya.

Samata Abdulai, nenek 82 tahun itu, tiba di Desa Kukuo, satu dari enam kamp penyihir di Ghana. Di mana perempuan yang dituduh sebagai penyihir mengungsi, berlindung dari pemukulan, penyiksaan, bahkan hukuman mati tanpa proses pengadilan.

Di negeri itu, kemalangan yang menimpa sebuah desa sering dianggap sebagai ulah para “penyihir”. Perempuan vokal dan eksentrik juga jadi kambing hitam. Mereka terpaksa menyingkir sebelum jadi bulan-bulanan.

Kamp para penyihir diklaim telah ada lebih dari 100 tahun lalu, saat kepala desa kala itu memutuskan untuk mendirikan area aman bagi perempuan tertuduh. Lokasi itu dikelola oleh para tindanas, pemimpin yang diyakini punya kemampuan untuk menolak sihir, sehingga tak hanya para perempuan yang aman dari kekerasan, masyarakat pun aman dari teluh.

Saat ini, kamp para penyihir dikelola oleh pemimpin lokal, menampung lebih dari 1.000 perempuan yang tinggal di gubuk-gubuk sederhana, tanpa listrik, tak dialiri air bersih, dengan atap yang selalu bocor saat hujan.

Untuk mendapatkan air bersih, mereka yang tinggal di kamp Kakuo harus berjalan kaki sepanjang 3 mil atau sekitar 4,8 kilometer ke Sungai Otti. Tubuh mereka yang renta harus mendaki bukit, menggendong pot tembikar air. Cara hidup yang jauh dari nyaman bagi para lansia, harga mahal yang harus dibayar demi keamanan.

Mereka pun bertahan hidup dengan cara mengumpulkan kayu bakar, menjual kantong-kantong kecil kacang, atau bekerja di lahan terdekat.

Modus singkirkan lansia

Nenek Samata dulunya tinggal di Desa Bulli, 40 kilometer jauhnya dari Kakuo. Ia menghabiskan usia senjanya dengan mengasuh dua cucu kembarnya, sementara putrinya bekerja di ladang. Itu adalah masa pensiun yang membahagiakan, dari masa kerjanya yang panjang sebagai pedagang pakaian bekas.

Hingga suatu hari, tiba-tiba saudaranya datang dan memberi peringatan. Rupanya penduduk desa menyalahkannya atas kematian seorang keponakannya, gadis muda yang mati mendadak, diduga akibat mantra kutukan.

“Aku bingung dan ketakutan karena tahu, aku tak bersalah,” kata Samata. “Yang amat kupahami, sekali orang menyebutmu sebagai penyihir, hidupmu dalam bahaya. Tanpa pikir panjang, aku mengepak barang milikku dan melarikan diri dari kampung.”

Kamp penyihir memang hanya ada di Ghana, namun tak hanya negara itu yang kerap mengkambinghitamkan para penyihir dan ilmu hitam untuk penyakit, kekeringan, kebakaran, dan bencana alam lain. Juga negara Afrika lainnya. Dan, para tertuduh kebanyakan adalah lansia.

Sebuah laporan soal kamp penyihir yang dipublikasikan organisasi ActionAid minggu lalu mengatakan, lebih dari 70 persen penghuni kamp Kukuo dituduh dan dibuang setelah menjanda. Mengarah pada dugaan, tudingan sebagai penyihir adalah modus keluarga untuk menguasai harta mereka.

“Kamp tersebut adalah manifestasi dramatis status perempuan di Ghana,” kata Professor Dzodzi Tsikata dari University of Ghana. “Perempuan tua menjadi target karena mereka dianggap tak lagi berguna dalam masyarakat.”

Perempuan muda sekalipun, yang tak sesuai dengan harapan masyarakat, juga menjadi korban dari tudingan penyihir. Demikian disampaikan Lamnatu Adam dari organisasi perlindungan hak perempuan, Songtaba.

Perempuan di Ghana diharapkan dalam posisi tunduk. Jika ada kaum hawa yang vokal dalam mengutarakan pendapat atau sukses berdagang, orang-orang akan menuduhnya punya kekuatan hitam.

Salah satu adik Samata, Safia (52) juga tinggal di Kukuo. Ia datang lebih dulu, bergabung dengan ibu dan neneknya, yang juga disingkirkan oleh masyarakat karena tuduhan yang sama. “Mereka bukan penyihir,” kata Safia membela ibu dan neneknya. “Atas dasar kebencian, kecemburuan, lalu mereka disingkirkan.”

Seperti mayoritas penghuni kamp, Safia yakin keberadaan penyihir, tapi ia merasa banyak perempuan jadi korban tuduhan sepihak dan tak adil.

Perempuan juga bisa dibuang karena ulah mereka yang dianggap tak normal. “Belum ada pemahaman soal depresi dan dimensia dalam masyarakat tradisional,” kata Dr Akwesi Osei, kepala psikiater di badan pelayanan kesehatan Ghana yang mengklaim mayoritas perempuan di kamp menderita sakit mental.

Pemerintah Ghana sendiri menganggap keberadaan kamp tersebut sebagai noda atas reputasi sebagai salah satu negara paling progresif dalam hal demokrasi dan ekonomi di Afrika. Pemerintah berniat menghapus kamp penyihir pada 2012, namun mengirim para perempuan pulang justru memicu bahaya.

Butuh setidaknya 10 sampai 20 untuk mengubah pola pikir masyarakat. Agar tak sembarang tuduh.

Ritual pembebasan aneh

Di Kukuo, nenek Samata harus melakukan ritual pembersihan, yang diyakini masyarakat akan membuktikan apakah ia bersalah atau tidak. Caranya, ia harus membeli seekor ayam berwarna cerah, sebagai jimat yang diserahkan pada “orang pintar”.

“Orang pintar” itu lalu berjongkok mengucap mantera, sebelum memotong tenggorokan ayam tersebut. Samata, dengan cemas, mengamati posisi ayam itu jatuh.

Punggung ayam itu yang mendarat duluan ke tanah, tanda bahwa Samata tak bersalah. Bibirnya lalu membentuk senyum lebar, ia lalu diperciki air suci dan bergabung dengan para saksi yang menyaksikan upacara itu. Samata telah bebas.

Sebaliknya, jika bukan punggung ayam yang jatuh duluan, Samata terpaksa akan melakukan ritual pembersihan lain yang lebih mengerikan — ia dipaksa meminum darah ayam dicampur tanah yang ditempatkan di dalam tengkorak monyet. Seorang perempuan harus mengonsumsi ramuan menjijikan itu tanpa jatuh sakit selama tujuh hari. Jika tidak ia harus meminumnya kembali. Berkali-kali.

Meski bebas, belum tentu Samata bisa pulang. Steorotipe sebagai penyihir dan pernah hidup di kamp menuntut konsekuensi berat. Kalaupun dapat, ia mungkin tak bisa kembali dengan selamat. “Saat seseorang dituduh sebagai penyihir, sama artinya ia kehilangan martabat,” kata Samata. “Jujur saja, aku merasa hidupku telah berakhir.”

Kesedihan terbesarnya adalah, ia tak akan pernah melihat cucu-cucunya. “Saya khawatir, siapa yang akan menjaga si kembar. Siapa yang memandikan dan meninabobokan mereka,” kata dia dengan suara lirih, matanya menerawang masa depannya. Tak ada cahaya di sana.

Sumber : Viva
READMORE
 

Bangunan Seribu Pintu

Sebuah karya arsitektural nyeleneh kembali dibuat manusia. Seorang desainer sekaligus seniman asal Korea Selatan Choi Jeong-Hwa membuat bangunan kontemporer berupa gedung unik yang dinamai Gedung 1000 pintu. Jika Indonesia mengenal istilah Lawang Sewu, sebuah bangunan kolonial di Semarang, yang mempunyai banyak pintu, bangunan yang dibuat oleh Choi ini jelas berbeda. Ia menggunakan 1000 daun pintu bekas untuk mewujudkan mimpinya akan sebuah gedung unik ini.

Berbagai macam warna pintu ini dirangkai menjadi dinding sebuah gedung dan dibangun tahun 2009 lalu di kota Seoul. Beberapa ahli arsitektural mengkritik pembangunannya karena memperhitungkan aspek keselamatan. Namun Choi meyakinkan bahwa penggunaan pintu-pintu dalam desainnya hanyalah sebagai ornament belaka dan tidak pernah akan membahayakan para pengunjung yang ada di dalam gedung.

Sumber : Viva
READMORE